<< NASEHAT JIWA >> << PITUTUR JIWO >>

<< Hargai karya orang lain, jangan "PLAGIAT" >>

Sabtu, 16 Juli 2011

B A P A K

keBAk e wis cemePAK

Sebagai kepala rumah tangga, seorang BAPAK yang pasti sudah bersedia serta memiliki kesanggupan untuk membina bahtera rumah tangganya .. baik membina aklak dari isteri serta keturunannya (ANAK).

Dan seorang anak sendiri juga seharusnya menghormati AYAH (BAPAK) nya sesuai rasa berbakti yang diembannya.

Bagi seorang BUNDA, seorang anak HARUS menginggat akan perjuangan dan pengorbanan dari BUNDA saat berada di kandungan sampai si anak di lahirkan.
Dan bagi seorang AYAH, seorang anak juga harus ingat akan jerih pagah seorang AYAH saat memenuhi kebutuhannnya.
Baik saat berada dikandungan, maupun saat suda terlahir.

KEBAK
Penuh dengan PENGALAMAN, AKLAK serta KETABAHAN ..
PENGALAMAN yang maksudnya bersedia menjadi NAHKODA dalam bahtera rumah tangga .. dan seorang NAHKODA sendiri yang pasti memahami akan kondisi dilautan (MEMBINA KELUARGA) .. Baik itu terpaan ANGIN (suara sumbang - adu domba dan fitnah) .. maupun badai yang akan dijumpai (cobaan bertubi-tubi - materi ataupun kekurangan yang di miliki pasangan).

Yang pasti seorang NAHKODA mengerti serta faham dengan kondisi seperti ini .. dan bagaimana caranya bisa terlepas dari terpaan angin serta badai yang di temuinya

CEMEPAK
Siapapun di wajibkan untuk belajar dan belajar .. dan ketika apa yang di ketahui sudah CEMEPAK (TERSEDIA) sudah seharusnya dipakai dan di wujudkan.

Pengelaman yang sudah tersedia, seyogiannya bisa menjadi arahan yang bermanfaat bagi isteri dan keturunannya (keluarga) dan ini juga merupakan TANGGUNG JAWAB seorang AYAH (BAPAK) ..
Baik dan tidak kondisi rumah tangga .. kunci utama berada di tangan AYAH (BAPAK).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar