Tidak dapat dipungkiri lagi. Mayoritas dari diri kita, pasti menginginkan sesuatu dengan hasil yang maksimal. Baik dari segi yang paling ringan ataupun yang berat sekalipun. Untuk mendapatkan sesuatu yang maksimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan, pastinya membutuhkan ketekunan, ketelitian, kwalitas serta keahlian.
Dan yang pasti, untuk pencapaian hasil yang maksimal sudah pasti berawal dari bawah. Bisa jadi sesuatu yang dianggap sepele, justru dalam kesepelean tersebut, tersimpan pembelajaran yang teramat besar dan juga memiliki makna tersendiri, Dan inilah uraian sekelumit konsentrasi yang dianggap sepele ;P
01.Pancarkanniat dan keinginan paling mendasar dari diri kita. Ketika keinginan tersebut sudah mulai muncul dan sudah tak tertahankan lagi.
02. Lalu cari tempat yang paling tepat untuk melepas keinginan yang mulai menyita kendali rasa.
03. Pastikan suasananya nyaman dan yang tempatnya sesuai dengan keinginan, paling tidak jauh dari kebisingan.
04. Mulailah dengan posisi duduk yang paling nyaman untuk memulai konsentrasi.
05. Atur nafas perlahan-lahan serta fokuskan satu tujuan untuk mencapai keinginan. Hilangkan ganjalan apapun yang merasuki pikiran, cukup memikirkan 1 tujuan pasti.
06. Rasakan getaran yang mulai berkecamuk dan mulai merambat perlahan-lahan di dalam tubuh anda.
07. Nikmati hentakan yang mulai menjalar di dalam tubuh iringi desir yang makin mendekati tujuan. Pejamkan mata sesaat saat jalaran itu sudah mulai mencapai puncak.
08. Jangan hiraukan saat peluh mulai membasahi tubuh. Tetaplah konsentrasi untuk pencapaian hasil yang maksimal.
09. Disaat anda mendengar suara .. Cempluuung .. Cempluuung .. pasti andapun akan merasa lega !!
10. SELAMAT .. Anda telah melepas BAB yang menyiksa raga dan membutuhkan konsentrasi tertinggi dalam diri anda
ADAPUN PEMBELAJARANNYA
- Ada 2 pembelajaran yang bisa diambil dari apa yang dianggap sepele pada umumnya.
01. Dalam pekerjaan atau aktifitas apapun yang menjadi kreatifitas, keahlian, atau apapun yang ditekuni, yang pasti membutuhkan konsentrasi khusus. Dan dalam pencapaian konsentrasi tersebut, pastinya tidak bisa diganggu dengan hal yang berada di luar diri kita.
Apapun bidang yang kita lakukan, pastinya membutuhkan tempat atau suasana khusus (hening) dalam mewujudkan ide maupun hal yang baru.
(Seperti halnya saat membuang BAB. Apakah hal tersebut bisa dilakukan ?? atau bisa terwujud, bila suasana di sekitar yang ditempati ramai dan terlalu bising, atau saat mau mencapai pencapain, ada yang menggedor pintu maupun memanggil-manggil. Dan yang pasti tiada beda dengan suasana saat menekuni aktifitas sebagai pencetus, pekerja, maupun sebagai seorang ahli)
02. Ini salah satu pembelajaran tentang keikhlasan yang paling nyata. Dan tidak perlu banyak dalil ini dan itu.
Memang dalam kenyataan belajar tentang ikhlas belum ditemukan, karena ini menyangkut komponen hati, rasa dan pikiran.
Namun, langkah awal dari sesuatu yang ikhlas terwujud dari rasa suka yang mendasarinya.
(Membuang BAB yang pasti teriring rasa suka atau senang, karena bisa melepaskan ganjalan yang menganggu daya pikir dan menghambat fungsi di dalam tubuh, dan kalaupun tak di lepaskan, akan menjadikan penyakit. Dengan membuang BAB, pasti bisa leluasa menerima masukan baru (makan dan minum) yang bisa menambah daya pada tubuh).
Ini pula berhubungan dengan ide atau hal lain termasuk kemampuan lebih yang dimiliki, kalau selalu di simpan tanpa mau mengeluarkannya, yang pasti tidak akan mendapatkan hal baru atau kemampuan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan maupun diperkirakannya. Adapaun hal yang baru tersebut bisa dijadikan kendali menyikapi perjalanan hidup yang di tempuh dan juga bisa menjadi penunjang masa yang melaju.
KULIT BURUK BELUM TENTU ISINYA BURUK PULA
Dan yang pasti, untuk pencapaian hasil yang maksimal sudah pasti berawal dari bawah. Bisa jadi sesuatu yang dianggap sepele, justru dalam kesepelean tersebut, tersimpan pembelajaran yang teramat besar dan juga memiliki makna tersendiri, Dan inilah uraian sekelumit konsentrasi yang dianggap sepele ;P
01.Pancarkanniat dan keinginan paling mendasar dari diri kita. Ketika keinginan tersebut sudah mulai muncul dan sudah tak tertahankan lagi.
02. Lalu cari tempat yang paling tepat untuk melepas keinginan yang mulai menyita kendali rasa.
03. Pastikan suasananya nyaman dan yang tempatnya sesuai dengan keinginan, paling tidak jauh dari kebisingan.
04. Mulailah dengan posisi duduk yang paling nyaman untuk memulai konsentrasi.
05. Atur nafas perlahan-lahan serta fokuskan satu tujuan untuk mencapai keinginan. Hilangkan ganjalan apapun yang merasuki pikiran, cukup memikirkan 1 tujuan pasti.
06. Rasakan getaran yang mulai berkecamuk dan mulai merambat perlahan-lahan di dalam tubuh anda.
07. Nikmati hentakan yang mulai menjalar di dalam tubuh iringi desir yang makin mendekati tujuan. Pejamkan mata sesaat saat jalaran itu sudah mulai mencapai puncak.
08. Jangan hiraukan saat peluh mulai membasahi tubuh. Tetaplah konsentrasi untuk pencapaian hasil yang maksimal.
09. Disaat anda mendengar suara .. Cempluuung .. Cempluuung .. pasti andapun akan merasa lega !!
10. SELAMAT .. Anda telah melepas BAB yang menyiksa raga dan membutuhkan konsentrasi tertinggi dalam diri anda
ADAPUN PEMBELAJARANNYA
- Ada 2 pembelajaran yang bisa diambil dari apa yang dianggap sepele pada umumnya.
01. Dalam pekerjaan atau aktifitas apapun yang menjadi kreatifitas, keahlian, atau apapun yang ditekuni, yang pasti membutuhkan konsentrasi khusus. Dan dalam pencapaian konsentrasi tersebut, pastinya tidak bisa diganggu dengan hal yang berada di luar diri kita.
Apapun bidang yang kita lakukan, pastinya membutuhkan tempat atau suasana khusus (hening) dalam mewujudkan ide maupun hal yang baru.
(Seperti halnya saat membuang BAB. Apakah hal tersebut bisa dilakukan ?? atau bisa terwujud, bila suasana di sekitar yang ditempati ramai dan terlalu bising, atau saat mau mencapai pencapain, ada yang menggedor pintu maupun memanggil-manggil. Dan yang pasti tiada beda dengan suasana saat menekuni aktifitas sebagai pencetus, pekerja, maupun sebagai seorang ahli)
02. Ini salah satu pembelajaran tentang keikhlasan yang paling nyata. Dan tidak perlu banyak dalil ini dan itu.
Memang dalam kenyataan belajar tentang ikhlas belum ditemukan, karena ini menyangkut komponen hati, rasa dan pikiran.
Namun, langkah awal dari sesuatu yang ikhlas terwujud dari rasa suka yang mendasarinya.
(Membuang BAB yang pasti teriring rasa suka atau senang, karena bisa melepaskan ganjalan yang menganggu daya pikir dan menghambat fungsi di dalam tubuh, dan kalaupun tak di lepaskan, akan menjadikan penyakit. Dengan membuang BAB, pasti bisa leluasa menerima masukan baru (makan dan minum) yang bisa menambah daya pada tubuh).
Ini pula berhubungan dengan ide atau hal lain termasuk kemampuan lebih yang dimiliki, kalau selalu di simpan tanpa mau mengeluarkannya, yang pasti tidak akan mendapatkan hal baru atau kemampuan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan maupun diperkirakannya. Adapaun hal yang baru tersebut bisa dijadikan kendali menyikapi perjalanan hidup yang di tempuh dan juga bisa menjadi penunjang masa yang melaju.
KULIT BURUK BELUM TENTU ISINYA BURUK PULA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar