nyeSEpe wis kemamPUH
(Penyerapannya sudah matang)
Usia semakin bertambah dan semakin tua. Seharusnya PENGALAMAN diri harus bisa dijadikan sebagai tolak ukur demi untuk melangkah kedepan, demi untuk menuju penyusutan masa yang menjadi kesempatan bagi kita untuk menebarkan benih titah yang semenjak lahir sudah di emban.
Kesempatan hidup semakin susut, sudah pasti banyak pembelajaran yang di diambil dan di laluinya.
Baik itu suka maupun duka, susah maupun duka dan bersuka ria maupun menderita.
Yang pasti itu semua pernah di rasakan dan di alami oleh kita.
Kemantangan diri (KEDEWASAAN) adalah FAKTOR utama dalam membentuk wawasan yang luas.
Bila terjadi atau menghadapi permasalahan, Seseorang yang miliki wawasan luas, tidak akan pernah menilai hanya dengan 1 (satu) sudut padang yang di lihatnya saja.
Dia akan selalu melihat permasalahan tersebut dengan berbagai sudut pandang yang berbeda.
Disinilah, bisa di tentukan orang tersebut benar-benar MATANG atau tidak.
Seseorang yang memiliki sifat KEMATANGAN atau KEDEWASAAN. Yang pasti akan mensyukuri segala pembelajaran hidup yang di dapatkannya, dan yang pasti akan diserap sebagai pemetik wawasan diri. Dan bukan untuk mengulang (mundur) atau selalu mengingat langkah yang pernah dilakukannya.
Kalaupun yang dilakukannya tersebut berdampak kebaikan, kedepannya seyogiannya di tingkatkan.
Dan bila berdampak keburukan, yang pasti akan secepatnya di benahi secara maksimal.
PENYERAPAN pembelajaran hidup. Seharusnya menjadikan kita semakin matang dalam BERPIKIR, BERBUAT atau BERKREASI.
Mencerminkan melangkah lebih baik dari hari sebelumnya dan bukan sebaliknya.
(Penyerapannya sudah matang)
Usia semakin bertambah dan semakin tua. Seharusnya PENGALAMAN diri harus bisa dijadikan sebagai tolak ukur demi untuk melangkah kedepan, demi untuk menuju penyusutan masa yang menjadi kesempatan bagi kita untuk menebarkan benih titah yang semenjak lahir sudah di emban.
Kesempatan hidup semakin susut, sudah pasti banyak pembelajaran yang di diambil dan di laluinya.
Baik itu suka maupun duka, susah maupun duka dan bersuka ria maupun menderita.
Yang pasti itu semua pernah di rasakan dan di alami oleh kita.
Kemantangan diri (KEDEWASAAN) adalah FAKTOR utama dalam membentuk wawasan yang luas.
Bila terjadi atau menghadapi permasalahan, Seseorang yang miliki wawasan luas, tidak akan pernah menilai hanya dengan 1 (satu) sudut padang yang di lihatnya saja.
Dia akan selalu melihat permasalahan tersebut dengan berbagai sudut pandang yang berbeda.
Disinilah, bisa di tentukan orang tersebut benar-benar MATANG atau tidak.
Seseorang yang memiliki sifat KEMATANGAN atau KEDEWASAAN. Yang pasti akan mensyukuri segala pembelajaran hidup yang di dapatkannya, dan yang pasti akan diserap sebagai pemetik wawasan diri. Dan bukan untuk mengulang (mundur) atau selalu mengingat langkah yang pernah dilakukannya.
Kalaupun yang dilakukannya tersebut berdampak kebaikan, kedepannya seyogiannya di tingkatkan.
Dan bila berdampak keburukan, yang pasti akan secepatnya di benahi secara maksimal.
PENYERAPAN pembelajaran hidup. Seharusnya menjadikan kita semakin matang dalam BERPIKIR, BERBUAT atau BERKREASI.
Mencerminkan melangkah lebih baik dari hari sebelumnya dan bukan sebaliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar